Tag: 9 Terapi Perilaku Anak Hiperaktif yang Patut Anda Coba

9 Terapi Perilaku Anak Hiperaktif Yang Patut Anda Coba

Terapi Perilaku Untuk Anak Hiperaktif Bisa Membantu Orang Tua Dalam Mengembalikan Anak Ke Kondisi Normal Dan Cara Alami Dengan Herbal Yang Aman

9 Terapi Perilaku Anak Hiperaktif yang Patut Anda Coba

Hal paling utama yang harus dimiliki oleh orang tua yang akan melakukan terapi perilaku anak hiperaktif kepada anak kandungnya adalah kesabaran dan perasaan optimis bahwa proses ini akan membawa si kecil menjadi lebih baik. Anak hiperaktif dalam dunia medis lebih dikenal dengan sebutan Attention Deficit Hiperactivity Disorder atau yang biasa disingkat dengan ADHD. ADHD adalah gangguan jangka panjang yang akan terjadi hingga dewasa. Umumnya, gangguan ini menyerang si kecil yang mengalami gangguan belajar.  Gejala ini biasanya terdeteksi saat si kecil berusia 6-12 tahun dan menjadi sangat kentara pada saat si anak memasuki lingkungan baru di luar lingkungan rumahnya. Anak-anak berkebutuhan khusus yang mengidap hiperactive syndrom biasanya akan cenderung rendah diri dan kurang memadai secara prestasi. Gejala yang cukup signifikan dan ditemukan pada semua anak penderita ADHD adalah sulitnya konsentrasi, berperilaku impulsif dan juga hiperaktif. Dibandingkan dengan anak perempuan, rasio anak laki-laki yang mengidap gangguan ini lebih besar dibandingkan dengan anak perempuan.

Apakah Anda adalah orang tua yang sedang  buntu ide untuk menangani si kecil pengidap ADHD saat sedang berada di rumah? Berikut terapi perilaku anak hiperaktif yang bisa Anda terapkan untuk si kecil.

  1. Bantu Anak Untuk Mengatur Pernafasan , Anak penderita ADHD adalah anak yang cukup temperamental utamanya saat respon yang diberikan oleh sekelilingnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Si kecil akan lantas mengamuk dengan membanting apapun yang ada di dekatnya ataupun dengan menyakiti dirinya sendiri. Selain itu, si kecil juga akan menangis sejadi-jadinya yang membuat sistem pernafasannya tidak berjalan dengan lancar. Saat kondisi seperti ini terjadi, Anda bisa menunggu tangisnya reda lalu mengajaknya untuk menirukan gaya Anda dalam mengambil nafas. Olah nafas seperti ini akan membantu membuat si kecil merasa lebih tenang. Lakukan ini setiap pagi jika memungkinkan sambil menikmati sinar matahari pagi yang sejuk.
  2.  Kurangi Kemungkinan Penyebab Anak Stres, Sebagai orang tua, Anda harus ekstra responsif dan sensitif khususnya saat memiliki anak dengan jenis gangguan ini. Saat tiba-tiba si kecil mengamuk dalam sebuah ruangan yang baru, maka Anda bisa membandingkan suasana pada ruangan sebelumnya dengan ruangan yang baru itu. Dengan begitu, Anda akan bisa mendeteksi alasan si kecil stres dan Andapun bisa meminimalisir kemungkinan tersebut.
  3. Beri Penghargaan Dengan Rangsangan Fisik, Seperti si kecil pada umumnya, anak penderita ADHD juga akan merasa senang jika Anda memberikan pujian dan juga menyatakan kasih sayang Anda dalam bentuk rangsangan fisik. Jika Anda sudah tahu apa yang si kecil suka ketika dia sedang merajuk maka pada saat si kecil sedang sangat temperamental, Anda bisa mengeluarkan jurus andalan Anda untuk meredakan stresnya. Misal, beri pelukan hangat, usap rambut kepalanya dengan halus, selimuti dia, himpit dengan bantal sofa, dan lain sebagainya. Amati dan ketahui respon apa yang paling mereka sukai untuk meredakan stresnya.
  4. Lengkapi Ruangan Dengan Mainan Yang Membuatnya Lebih Tenang, Masalah mendasar dari seorang anak yang memiliki gangguan ADHD adalah pada keaktivannya. Tidak hanya aktif, tetapi rasa ingin tahu dan ingin mencobanya juga cukup tinggi. Beberapa kasus anak hiperaktif ada yang sampai membawa benda tajam, memanjat almari dan juga jendela yang pada dasarnya akan membahayakan dirinya sendiri. Perlu diingat bahwa yang dipikirkan oleh si kecil bukanlah dampak buruk bagi dirinya tapi rasa curiousitas yang berpadu dengan hiperaktifnya yang membuat si kecil melakukan tindakan-tindakan ekstrim. Agar lebih aman dan si kecil bisa tenang dalam durasi yang lebih lama, maka Anda bisa meletakkan mainan yang membuatnya lebih tenang di dalam ruangan, seperti mengecat dan mewarnai.
  5. Atur Suasana Ruangan Sesuai Keinginan, Jika tipe anak Anda adalah anak ADHD yang menyendiri dan suka ketenangan, Anda bisa mendesain ruangannya menjadi kamar yang senyap dan dengan pencahayaan yang redup. Ini akan membantunya mendapatkan kedamaian dan ketenangan sebelum tidur.
  6. Lakukan Aktivitas Harian Rutin Yang Bermanfaat, Anak ADHD memiliki susunan kimia saraf dimana sel satu dan yang lain tidak bisa bekerjasama secara maksimal. Untuk itu, Anda bisa membiasakan rutinitas yang bermanfaat dan memberikan pemahaman bahwa rutinitas itu adalah rutinitas yang Anda harapkan dan si kecilpun harus melakukannya untuk mengupgrade kualitas dirinya. Usahakan aktivitas tersebut menjadi rutinitas harian yang akan menjadi kebiasaan bagi si kecil. Jika si kecil sudah biasa melakukannya sendiri tanpa Anda instruksi, berarti dia telah menginternalisasi aktivitas tersebut ke dalam dirinya. Ini berarti saatnya bagi Anda untuk mulai mengedukasi si kecil dengan rutinitas baru yang Anda harapkan darinya. Misalkan sholat, sekolah, kebiasaan memberi, dan masih banyak contoh positif yang lain. Ajarkan anak Anda banyak hal positif dengan cara memberinya contoh. Biarkan dia melihat dan mengamati Anda lalu berikan pemahaman bahwa apa yang Anda lakukan itu baik dan akan memberi manfaat juga bagi si kecil jika dia juga melakukannya.
  7. Sediakan Waktu Untuk Aktivitas Fisik Yang Ekstra, Anda bisa memasukkan rutinitas seperti bersepeda atau lari keliling halaman rumah menjadi aktivitas rutin yang Anda harapkan darinya. Ini akan menjadi sarana baginya untuk melatih kekuatan fisik tubuhnya dan juga untuk menjaga si kecil agar tetap sehat. Aktivitas ini juga bisa menjadi sarana baginya untuk melakukan sosialisasi.
  8. Jauhkan Si Kecil Dari Jenis Makanan Dan Minuman Tertentu, Ada beberapa jenis makanan yang jika dikonsumsi maka akan memperburuk susunan kimia otak si kecil dan berpotensi meningkatkan kadar hiperaktifnya. Jenis makanan tersebut adalah minuman dingin, makanan yang tinggi gula, fast food, minuman kaleng, dan makanan yang sarat bahan kimia.
  9. Hindari Obat-Obatan Kimia Sebisa Mungkin, Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa obat-obatan kimia bukanlah solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah kesehatan, apalagi jika digunakan untuk terapi perilaku anak hiperaktif. Obat-obatan tersebut akan membuat si kecil kecanduan dan juga akan mengakibatkan efek samping yang luar biasa hebat untuk fisik si kecil. Untuk itu, Anda bisa memberikan obat herbal TNM bagi si kecil yang dijamin efektif dalam meredakan perilaku hiperaktif anak.

450TNM kaya akan senyawa alami yang terdapat dalam tubuh atau biasa juga disebut dengan bioaktif. Bioaktif yang berada di dalamnya kaya akan bahan alami yang tidak terisolasi, tidak disintesis dan juga tidak mengalami modifikasi seperti senyawa pada produk kimia pada umumnya. TNM yang aman ini bisa Anda dapatkan hanya di http://vitaminanak.net/autis/. Obat herbal yang satu ini akan sangat aktif dalam meningkatkan memori si kecil sehingga prestasi di sekolahnya pun akan meningkat dan akan membantu memperlancar aliran darah ke seluruh bagian tubuhnya. Delapan cara terapi diatas jika dipadu dengan obat herbal TNM yang kaya akan mengkudu Tahiti ini akan membuat si kecil lebih tenang secara emosional, lebih tidak temperamen dan juga membuat perasaan si kecil menjadi riang dan gembira. Terapkan terapi perilaku anak hiperaktif diatas dan berikan TNM yang rasanya bersahabat di lidah si kecil.